Kamis, 13 Agustus 2015

DASAR-DASAR POWER TRAIN



DASAR-DASAR POWER TRAIN

Power train adalah rangkaian komponen yang bekerja bersama untuk menyalurkan tenaga dari sumber tenaga ke bagian tertentu untuk menghasilkan kerja. Istilah power train bukanlah hal yang baru. Istilah ini sudah ada sejak lama untuk menggambarkan komponen-komponen yang menyalurkan tenaga dari satu tempat ke tempat lain.
FUNGSI DARI POWER TRAIN :
1. Memutus dan menghubungkan tenaga dari Engine
2. Merubah kecepatan dan torsi
3. Merubah arah, maju menjadi mundur atau sebaliknya
4. Menyamakan distribusi tenaga pada roda (memungkinkan kendaraan untuk berbelok)
Pada mesin industri modern, power train menyalurkan tenaga dari flywheel engine menuju ke roda atau track untuk bisa menggerakkan mesin. Tetapi power train lebih dari sekedar menyalurkan tenaga. Jika engine dihubungkan langsung dengan roda dari kendaraan, kendaraan akan selalu bergerak selama engine hidup. Power train memungkinkan memutuskan hubungan dengan engine dan mengontrol tenaga dari engine.
Power train digunakan pada sebagian besar permesinan saat ini, dan dapat digolongkan dalam tiga tipe :
• Mechanical
• Hydrostatic
• Electric Drive

Contoh skema dari Mechanical power train :



MECHANICAL POWER TRAIN

Pada mechanical power train, tenaga dari engine ditransfer melalui kopling (clutch or torque converter) menuju ke transmisi. Dari transmisi, tenaga di transfer menuju ke differensial, final drive dan menuju ke roda atau track.

KOMPONEN-KOMPONEN MEKANIKAL POWER TRAIN

Komponen-komponen utama dari mekanikal power train antara lain:
Engine, menghasilkan tenaga untuk menggerakan mesin
Coupling, Menghubungkan engine dengan komponen power train yang lain. Flywheel clutch couplings dapat memutuskan hubungan engine dengan komponen power train yang lain. Hal ini memungkinkan engine tetap hidup walaupun mesin tidak bergerak. Torque converters selalu menghubungkan engine dengan komponen power train yang lain secara hidrolik. Tetapi bisa berhubungan langsung jika di mesin di lengkapi dengan lockup clutch.
Transmission, mengontrol kecepatan,arah dan torsi dari tenaga yang di kirimkan ke komponen power train berikutnya.
Differential, meneruskan tenaga final drive dan roda juga memungkinkan roda kiri dan kanan berputar pada kecepatanan yang berbeda.
Final Drive, meneruskan tenaga ke roda atau track.
Ground Engagement, menggerakkan mesin melalui roda atau track.

Contoh skema dari Hydrostatic power train : 



HYDROSTATIC POWER TRAIN

Pada hydrostatic power train, fluida di gunakan untuk mentransfer tenaga dari engine ke final drive. Engine menggerakkan hydraulic pump. Hydraulic pump menyediakan aliran oli untuk menggerakkan drive motor. Drive motor mentransfer tenaga ke transmisi atau langsung ke final drive.

KOMPONEN-KOMPONEN HYDROSTATIC POWER TRAIN

Komponen-komponen utama dari hydrostatic power train adalah sebagai berikut :
Engine, menghasilkan tenaga untuk menggerakkan mesin atau hydraulic pump.
Hydraulic Pump(s), menghasilkan aliran fluida untuk menggerakkan drive motor.
Hydraulic Motor(s), menghasilkan tenaga transmisi atau final drive.
Transmission,  (jika ada), mengontrol kecepatan, arah dan torsi dari tenaga yang akan dikirimkan ke komponen power train selanjutnya.
Differential, (jika ada), menyalurkan tenaga ke final drive dan roda, dan memungkinkan roda kiri dan kanan berputar pada kecepatan yang berbeda.
Final Drive,, menghubungkan tenaga ke roda atau track.
Ground Engagement, menggerakan mesin melalui roda atau track.